
Hakim Pengadilan Agama (PA) Simalungun, Fri Yosmen, S.H mengisi bina mental (bintal) di hari ke 11 Ramadhan, Rabu (13/04/2022) yang dilaksanakan setelah shalat Dzuhur berjamaah di mushollah Al Hikmah PA Simalungun. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua, wakil ketua, aparatur PA Simalungun dan adik-adik PKL. Materi bintal yang disampaikan adalah mengenai sifat-sifat yang dimiliki Rasulullah SAW.
Fri Yosmen, S.H dalam bintalnya menyebutkan salah satu hadist Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu yang artinya sesungguhnya tidak ada lain tugas ku (Rasulullah) untuk menyempurnakan akhlak manusia. “dari Hadist tersebut, tentunya kita dalam menjalani kehidupan, yang menjadi pedoman kita dalam berakhlak adalah Nabi Muhammad SAW. Kita mengetahui, bahwa Rasulullah memiliki 4 sifat utama, yang perlu kita renungkan apa maksudnya yaitu Siddiq, Amanah, Fathonah, Tabligh. Siddiq artinya jujur atau melakukan segala sesuatu dengan benar, karena dalam keseharian Rasulullah tidak pernah melakukan penipuan, Rasulullah juga disebut dengan Al Amin, dan salah satu sifat Rasulullah yang melekat pada sahabatnya adalah Abu Bakar As Siddiq. Dan Abu Bakar adalah termasuk orang yang dicintai Rasulullah. Dalam hadits dari sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu juga dijelaskan keutamaan sikap jujur, yakni megantarkan pada kebaikan dan surga”. Ujar Hakim PA Simalungun tersebut.

“Kedua yaitu Amanah yang artinya dapat dipercaya, mengapa Rasulullah dijuluki amanah, karena apapun dilakukannya, Beliau bertanggung jawab. Maka Saya harap apapun yang menjadi tupoksi kita, kita harus bertanggung jawab atas tugas tersebut. kemudian yang ketiga yaitu Fathonah artinya cerdas. Ada 3 unsur kecerdasan, yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual, ketiga-tiganya dimiliki Rasulullah , karena Beliau orang memiliki daya ingat yang kuat, kreatif, visioner dan bisa memiliki strategis yang baik seperti dalam peperangan. Dan yang terakhir adalah sifat Tabligh yang artinya menyampaikan, apapun wahyu yang disampaikan oeh Allah SWT, Rasulullah langsung menyampaikan dengan lengkap dan jelas, untuk itu kita dalam menjalankan tugas, apapun informasi yang diperlukan masyarakat harus kita sampaikan dengan jelas dan transparan”. Kata Fri Yosmen, S.H.


Acara bintal ditutup dengan kuis yang langsung disampaikan Bapak Fri Yosmen, S.H, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tadarus. (PTIP)


