Selasa, 07 April 2021. Sejak pagi aparatur Pengadilan Agama Simalungun telah mempersiapkan diri dalam menyambut Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan bapak Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. dan Panitera bapak H. Abdul Wahid, S.H., M.Hum.
Pemb Fix 1 
Setelah melakukan pembinaan yang berkaitan dengan pelaksanaan Zona Integritas di Pengadilan Agama Simalungun dan bagian kepaniteraan, Panitera dalam acara ekspose kemarin menyampaikan beberapa masalah yang harus diperhatikan untukmmenjadi perioritas,diantaranya antrian Posbakum yang harus dioptimalkan, keamanan pada saat proses persidangan berlangsung, penggunaan antrian yang belum efektif dan beberapa masalah lainnya. Panitera menghimbau sebelum penilaian Zona Integritas berlangsung, masalah ini sebaiknya dapat di selesaikan.
Kemudian Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan  menambahkan, pada beberapa perkara yang di periksa kemarin, ada sedikit perbaikan untuk  penyempurnaan  berkas perkara dan diharapkan segera ditindaklanjuti. Waka PTA Medan juga menekankan, dalam melayani para pihak jangan pernah lupakan 2 kalimat ini. Yang Pertama Tidak boleh ada kesalahan sedikitpun, Kedua Memanjakan para pencari keadilan bukan hanya dilayani.
pemb3
Pembinaan ini dilakukan dalam rangka semakin dekatnya pelaksanaan penilaian zona integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang di jadwalkan akan laksanakan pada bulan Juni tahun 2021. Untuk keberhasilan  memperoleh predikat WBK dan WBBM tersebut  semua aparatur Pengadilan Agama Simalungun harus berkomitmen dan terlibat berperan aktif  mulai dari pimpinan hingga PPNPN.
 

WhatsApp Image 2021 04 07 at 16.14.15

Simalungun, Rabu 7 April 2021. Bertindak sebagai mediator, Wakil Ketua Pengadilan Agama Simalungun Bapak Muhammad Arif, S.Ag., M.S.I berhasil mendamaikan para pihak berperkara dalam gugatan harta bersama, dengan Nomor Register 289/Pdt.G/2021/PA.Sim. Gugatan harta bersama meliputi sebidang tanah diatasnya  bangunan rumah berukuran 6 M x 27 Meter yang terletak di Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Dalam sengketa harta bersama tersebut sebagian besar dikuasai oleh Tergugat dan hal inilah yang menjadi ketidakpuasan dari pihak Penggugat yang menjadi pemicu sehingga Penggugat melayangkan gugatan Harta Bersama ke Pengadilan Agama Simalungun.

Mediator secara persuasif mengingatkan para pihak untuk melakukan perdamaian, melalui nasehat dan pertimbangan ekonomi atas harta bersama tersebut, Setelah melalui proses mediasi, Penggugat yang didampingi kuasa hukumnya serta Tergugat dan kuasanya menerima pertimbangan hakim mediator serta menunjukkan itikad baik selama proses mediasi. Kedua belah pihak dapat berkomunikasi dengan baik, sama-sama ingin mencari solusi, sehingga kesepakatan dicapai dengan mudah.

WhatsApp Image 2021 04 07 at 10.42.51

Simalungun, Rabu, 7 April 2021. Bertempat di ruang media center, Sekretaris Pengadilan Agama Simalungun Ibu Anawiyah, S.Ag melaksanakan presentasi laporan aksi perubahan. Yang mana beliau telah mengikuti PKA (Pelatihan Kepemimpinan Administrator) sejak bulan Januari 2021. Presentasi Laporan Aksi Perubahan ini merupakan salah satu persyaratan kelulusan Diklat PKA. Ibu Anawiyah, S.Ag membuat aksi perubahan berupa program Siyanling yaitu sIstem pelayanan keliling yang bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat dan pihak berperkara yang berada di wilayah yang jauh dari Pengadilan Agama Simalungun.

WhatsApp Image 2021 04 07 at 10.49.01

Saat presentasi ini, Ibu Anawiyah didampingi oleh mentor yaitu Ketua Pengadilan Agama Simalungun Ibu Diana Evrina Nasution, S.Ag., S.H, sebagai coach Wahardi, S.Ag. (Widyaiswara MARI), sementara itu sebagai penguji adalah Dr. H. Gusrizal, S.H., M.Hum (Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh). Presentasi berjalan lancar tanpa hambatan baik teknis maupun non teknis, Ibu Anawiyah semangat serta mampu menjawab pertanyaan oleh penguji dengan baik dan sukses. Presentasi ini dimulai pukul 09.30 dan berakhir pukul 10.15 WIB. Semoga aksi perubahan ini bisa berjalan seterusnya dan berguna bagi masyarakat pencari keadilan.

 WhatsApp Image 2021 04 06 at 11.29.13

WhatsApp Image 2021 04 06 at 10.27.08

Simalungun, Selasa, 6 April 2021. Bertempat di Simalungun City Hotel, Ketua Pengadilan Agama Simalungun Ibu Diana Evrina Nasution, S.Ag., S.H menghadiri undangan Bupati Simalungun. Adapun undangan tersebut mengenai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab Simalungun Tahun 2022. Acara ini dimulai pukul 10.00 WIB, dan dibuka secara virtual oleh Bupati Simalungun Bapak JR Saragih. Musrenbang RKPD Tahun 2022 ini mengambil tema kolaborasi strategi pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19 menuju masyarakat sejahtera. Acara ini dihadiri oleh pejabat Kab. Simalungun serta muspida Kab. Simalungun.

Simalungun, Senin, 29 Maret 2021. Bertempat di ruang Media Center, Ketua Pengadilan Agama Simalungun Diana Evrina Nasution, S.Ag., S.H, Wakil Ketua Muhammad Arif, S.Ag., M.S.I. serta koordinator Tim Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Agama Simalungun, mengikuti pembinaan Zona Integritas Menuju WBK dengan Ditjen Badilag. Kegiatan ini diadakan secara virtual melalui zoom meeting dengan narasumber Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat Bapak Dr. Drs. H. Sirajuddin Sailellah, S.H., M.H.I. beserta dengan Tim Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Bertindak sebagai moderator adalah Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama ibu Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut surat Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Nomor W.2A/987/HM.01.2/III/2021 tanggal 25 Maret 2021.

wbkmaret  wbkmaret1

Acara ini diikuti oleh Pengadilan Tinggi Agama Medan dan seluruh satker Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara. Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat dalam arahannya menyampaikan beberapa kunci sukses meraih predikat WBK yaitu adanya komitmen bersama aparatur, peningkatan kinerja pelayanan, menciptakan inovasi yang menyentuh masyarakat, monev yang berkelanjutan serta manajemen media yang baik. Pembangunan Zona Integritas tidak hanya sebuah ucapan ataupun slogan, tetapi merupakan tindakan nyata. Akhir acara, Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama menyampaikan beberapa pesan kepada aparatur Pengadilan Tinggi Agama Medan serta Pengadilan Agama Se-Sumatera Utara yaitu setiap aparatur harus berkomitmen untuk menjaga wibawa lembaganya dan harus menjaga komitmen Zona Integritas. Janganlah berputus asa karena belum mendapatkan predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi), anggaplah ini adalah kesuksesan yang tertunda. Seluruh aparatur harus tetap semangat. Program Zona Integritas ini bukan hanya merupakan program pemerintah, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pegawai.

  • adlin_kepeg.png
  • ucapan_indriawaty.png